Inilah Banyak Manfaat Labu Siam Bagi Kesehatan

Inilah Banyak Manfaat Labu Siam Bagi Kesehatan

Inilah Banyak Manfaat Labu Siam Bagi Kesehatan – Saat ini sudah semakin banyak manfaat dari sayur dan buah yang memiliki banyak keuntungan yang baik untuk kesehatan di dalam tubuh. Salah satu jenis sayur yang akan kita bahas adalah sayur labu siam.

Lama-kelamaan, labu siam menyebar ke berbagai negara Asia, termasuk Indonesia. Biasanya, labu siam dimasak dengan santan dan diolah menjadi sayur yang gurih. Terkadang, ditambahkan tahu goreng yang dipotong kecil-kecil dan telur puyuh sebagai protein.

Yang umum dikonsumsi ialah buahnya. Bentuknya seperti buah pir, berwarna hijau, serta memiliki garis dan kerut di luarnya. Panjangnya berkisar antara 10-25 cm dengan berat rata-rata 200-450 gram. Kulitnya tipis dan menyatu dengan daging buahnya.

Surprisingly, bukan hanya buahnya yang bisa dimakan, tetapi juga daun, akar, batang, hingga timparkerrealestate bijinya! Tentunya, butuh keterampilan khusus untuk membuat rasanya menjadi enak.

Baiklah, tanpa berbasa-basi lagi, inilah beberapa manfaat labu siam untuk kesehatan. Siap-siap terkejut!

 

1. Sumber vitamin C
Ketika berbicara tentang vitamin C, kita mungkin langsung memikirkan buah jeruk atau jambu biji. Padahal, labu siam juga termasuk sumber vitamin C, lo! Tak percaya?

Studi yang diterbitkan dalam Jurnal Akademika Kimia tahun 2018 mencari tahu kadar vitamin C pada biji buah labu siam yang sudah tua (matang). Hasilnya, kadar vitamin C di dalamnya sebesar 0,56 persen.

Vitamin C merupakan antioksidan yang membantu melindungi sel-sel dari efek radikal bebas, mengutip Mayo Clinic. Selain itu, vitamin C juga diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan perbaikan jaringan tubuh.

2. Menurunkan tekanan darah
Penelitian yang dipaparkan dalam Proceedings of the 1st International Conference on Community Health tahun 2019 mencari tahu efek labu siam terhadap tekanan darah lansia yang mengidap hipertensi di Puskesmas Teluknaga.

Studi ini melibatkan 13 lansia berusia 60–70 tahun sebanyak 92,3 persen dan 75–90 tahun sebanyak 7,7 persen. Lansia perempuan berjumlah 84,6 persen dan laki-laki 15,4 persen.

Hasilnya, konsumsi jus labu siam efektif menurunkan tekanan darah sistolik 30 mmHg dan diastolik 10 mmHg. Sebelum konsumsi jus buah labu siam, rata-rata tekanan darah sistolik 160 mmHg dan diastolik 90 mmHg. Setelahnya, rata-rata sistolik menjadi 130 mmHg dan diastolik menjadi 80 mmHg.

3. Melindungi dari toksisitas ginjal
Sebuah laporan yang dipublikasikan dalam Bangladesh Journal of Pharmacology tahun 2013 mencari tahu aktivitas protektif ekstrak air daun labu siam terhadap gentamisin, nefrotoksisitas (toksisitas ginjal) akibat induksi kalium dikromat, dan nefropati diabetik (penyakit ginjal yang disebabkan oleh diabetes) akibat induksi streptozotocin pada tikus percobaan.

Ternyata, dalam ketiga kondisi tersebut, ekstrak labu siam sebanyak 200 mg/kg secara nyata menurunkan kadar ureum darah, nitrogen ureum darah, dan kreatinin serum. Ureum merupakan zat sisa dari pemecahan protein dan asam amino dalam hati.

Kadar asam urat serum turun signifikan, sementara histologi ginjal meningkat. Dengan demikian, terbukti bahwa ekstrak air daun labu siam memiliki efek perlindungan terhadap nefrotoksisitas.